Senin, 06 Januari 2014

Ke Angkringan Aja !



Mungkin tak selamanya kita bakal tercukupi untuk makan-makan enak yang pastinya bakal ngeluaron duwit banyak. Khususnya ni para pelajar dan mahasiswa yang identik dengan kantong tipisnya. Apalagi lagi kalian yang merantau, tentu pengehamatan uang dirasa cukup perlu, bukan ! Salah satu hal yang membuat mereka terjepit adalah kebutuhan akan makan yang pastinya semua menuntut minimal 3 kali sehari atau ada mungkin ada yang lebih ...hheheh.
Bila ditaksir mungkin bisa lebih dari 15 ribu sehari untuk makan saja, padahal kebutuhan kawula muda tentunya tak cukup hanya untuk makan. Pastinya perlu ni alternatif lain yang dapat mengatasi masalah tersebut. Mungkin lo bisa ngurangin makan kali ya? Eh,jangan..pasti ada banyak yang protes tuh. Atau lo minta uang lebih pada pemasok uang mu?
Hehehe..rasanya tu ide yang paling buruk ya, kemungkinan orangtuamu gak bakal ngijinin. Lo gak usah bingung-bingung, ni aku punya sedikit alternatif buat agan-agan semua supaya suasana makan nikmat dan ndak ngeluarin duwit banyak.
Tentunya kalian semua pada kenal yang namanya angkringan, kalau di kota ane sih masih 3 tahunan ini nama angkringan mulai merebak dimana-mana. Tapi untuk daerah Jawa Tengah khususnya Jogja dan Solo tentu sudah sejak lama kita kenal yang namanya angkringan. Di jogja sendiri angkringan mulai beroperasi (wihh kayak apa aja ,beroperasi segala) sekitar tahun 50-an.  Konon katanya ada yang namanya Mbah Pairo yang nekat jualan makanan jawa seperti sego kucing, ote-ote, sate usus dll. Mbah Pairo sendiri memulai ini dikarenkan Jogja saat itu tidak ada tanah yang subur sehingga sektor pertanian memang sangan sempit disana (sekedar-tahu.blogspot).
Sekarang angringan sudah mulai maju yaitu disesuaikan dengan gaya hidup anak muda, mulai dari tempatnya yang disusun senyaman mungkin untuk bersantai-santai atau cangkrun’an dan nyaman untuk ngopi-ngopi tentunya. Dijamin agan-agan nggak bakal bosen deh, bisa ajak teman sebanyak mungkin untuk tertawa bersama dengan kopi panas dibarengi sego kucing dan jajanan jawa yang telah dibakar dengan arang ala hik (sebutan angkringan) tentunya dengan harga yang terjangkau pastinya.

0 komentar:

Posting Komentar